BRMP Jambi Gelar Bimtek PM-AAS, Petani Rawo Medang Siap Kejar 10 Ton per Hektare
TANJUNG JABUNG BARAT – Bale Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Deso RawoMedang, Kecamatan Batang Asam, Sabtu (13/6). Kegiatan iko diikuti 78 petani dari Kelompok Tani Mekar Sari, Karya Mukti, dan Sri Jaya sebage bagean dari penguatan pemahaman terhadap petunjuk teknis PM-AAS pado lahan seluas 100 hektare. Turut hadir Direktur Wilayah BRMP Jambi Yunimar, S.Si., M.Si., Kepalo Bagean Tato Usaho, Kapoksi Penerapan dan Penilean Kesesuean, Kapoksi Program dan Pengujian, Katimker Penerapan, Katimker Pengujian, serto tim piloting project PM-AAS.
Dalam arahannyo, Yunimar menegaskan bahwo PM-AAS merupokan salah satu program strategis Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas padi dengan target hasil hingga 10 ton per hektare. Target tersebut didorong melalue peningkatan populasi tanaman dengan sistem tanam rapat, pemupukan berimbang, pengendalian hamo dan penyakit tanaman secaro intensif, serto penggunoan alat dan mesin pertanian dari hulu hinggo hilir. Pelaksanoan kegiatan jugo diperkuat melalue kesepakatan bersamo antaro BRMP Jambi dan kelompok tani untuk menerapkan teknologi PM-AAS sesue petunjuk teknis, dengan sebaran lahan Mekar Sari 43 hektare, Karya Mukti 45 hektare, dan Sri Jaya 12 hektare.
Penerapan PM-AAS di lapangan didukung penggunoan traktor roda empat untuk pengolahan lahan, drum seeder untuk tanam benih langsung, sistem pengairan berselang atau Alternate Wetting and Drying (AWD), drone sprayer untuk pemupukan dan pengendalian hamo penyakit tanaman, serto combine harvester saat panen. Usai bimtek, tim BRMP Jambi melaksanokan monitoring langsung ke lokasi PM-AAS yang telah ditanam seluas 6 hektare serto lokasi kegiatan produk teknologi terapan seluas 2 hektare. Melalue kegiatan iko, BRMP Jambi berharap petani semakin siap mengadopsi pertanian modern secaro masif guno meningkatkan produktivitas, efisiensi usaho tani, dan mendukung swasembado pangan di Provinsi Jambi. (SP)