BRMP Jambi Kawal Percepatan CPCL Pengembangan Kawasan Kelapo 5.000 Hektare di Tanjabtim
TANJUNG JABUNG TIMUR – Bale Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi turut mengawal percepatan pemenuhan Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL) kegiatan Pengembangan Kawasan Kelapo Dalam Tahun Anggaran 2026 melalue koordinasi dan sosialisasi yang dilaksanokan di Aula Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kamis (25/6). Kegiatan yang diselenggarakan sebage bagean dari persiapan pelaksanoan program Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian ini dihadiri Kadis Perkebunan dan Peternakan Tanjung Jabung Timur Riqo Yudawirja, S.Hut., Kabid Perkebunan dan Peternakan, Katimker Pendampingan Wilayah I BRMP Jambi Husnul Ardi, S.P., Kabid Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Jambi Adiguna, S.P., M.Si., tim pendamping BBPPTP Medan, perwakilan Ditjen Perkebunan, penyuluh pertanian, serto kelompok tani calon penerimo manfaat.
Dalam kegiatan tersebut disampekan perkembangan usulan CPCL Pengembangan Kawasan Kelapo Dalam di Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang telah mencape target alokasi seluas 5.000 hektare, terdiri atas kegiatan perluasan 2.200 hektare dan peremajaan 2.800 hektare. Usulan tersebut masih dalam proses verifikasi dan penyempurnaan administrasi sebelum disampekan melaluemekanisme e-Banper. Peserto jugo mendapatkan sosialisasi terkait komponen bantuan yang akan diterimo kelompok tani, meliputi benih kelapo dalam unggul bersertifikat, pupuk organik, serta bantuan Hari Orang Kerja (HOK), berikut berbage persyaratan administrasi dan teknis yang harus dipenuhi dalam pelaksanoan kegiatan. Diskusi berlangsung aktif untuk mengidentifikasi kendalo yang dihadapi kelompok tani sekaligus menyamakan persepsi mengenai mekanisme pelaksanoan program di lapangan.
Melalui kegiatan iko, BRMP Jambi terus memperkuat koordinasi dan pendampingan bersamo Direktorat Jenderal Perkebunan, BBPPTP Medan, Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, penyuluh pertanian, dan kelompok tani guno mendukung kelancaran pelaksanoan Program Pengembangan Kawasan Kelapo Dalam Tahun 2026. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesean dokumen CPCL, memastikan kesiapan pelaksanoan kegiatan di lapangan, serto mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteroan pekebun kelapo di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. (HA)