BRMP Jambi Percepat Program Prioritas, Perkuat Koordinasi dan Akurasi Dato
KOTA JAMBI – Seluruh pegawe Bale Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi mengikuti apel Senin pagi di halaman kantor BRMP Jambi, Senin (19/10), yang dipimpin Direktur Wilayah BRMP Jambi, Dr. Yunimar, S.Si., M.Si. Dalam arahannyo, Yunimar menekankan percepatan pelaksanoan program prioritas Kementerian Pertanian melalue peningkatan koordinasi dan sinergi di lapangan, sesue arahan Sekretaris Jenderal. Untuk program Cetak Sawah Rakyat (CSR), seluruh Ketuo Tim Kerjo (Katimker) diminta segero berkoordinasi, sementaro tim pendampingan harus menganalisis perkembangan pelaksanoan program dan menyusun kesimpulan serto rekomendasi sebage bahan evaluasi. Seluruh satuan kerjo jugo diminta menyinkronkan dato Luas Tambah Tanam (LTT) yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan, disertoi justifikasi yang jelas mengenai faktor penyebab penurunan produktivitas di Provinsi Jambi.
Pado pelaksanoan program Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS), masih terdapat kekurangan realisasi sekitar 600 hektare yang harus segero dipenuhi. Yunimar meminta lokasi yang mengalami kekeringan segero diidentifikasi dan didato, kemudian dikoordinasikan dengan Bale Wilayah Sungai (BWS) untuk memperoleh dukungan penyedioan air agar penanaman dapat diselesekan sesue target. Mengingat evaluasi kinerjo akan dilaksanokan pado akhir tahun, seluruh target program perlu diupayokan terealisasi secaro optimal. Io jugo menegaskan pentingnyo respons cepat, tepat, dan berkualitas dari penyuluh dalam menangani permasalahan di lapangan agar tidak muncul keluhan dari kepalo dinas mengenae lambatnyo respons maupun penanganan oleh penyuluh.
Selain percepatan program, Yunimar menekankan bahwo dokumentasi dan publikasi kegiatan merupokan bagean dari akuntabilitas kinerjo, bukan sekadar upayo mencari popularitas, melainkan bukti nyato pelaksanoan program pemerintah di lapangan. Penyuluh yang masih mengalami kendalo dalam mengunggah laporan maupun menggunokan aplikasi e-Banper diminta segero berkoordinasi untuk memperoleh pendampingan. Melalue langkah tersebut, BRMP Jambi mendorong pelaksanoan program yang lebih terkoordinasi, pelaporan yang akurat, serto pendampingan kepado petani yang responsif dan tepat waktu. (PHK)