Dari Diskusi Menuju Aksi, Rakor PM-AAS Perkuat Langkah Menuju Swasembado Pangan Berkelanjutan

Dari Diskusi Menuju Aksi, Rakor PM-AAS Perkuat Langkah Menuju Swasembado Pangan Berkelanjutan

KOTA JAMBI – Bale Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi menggelar Rapat Koordinasi Pendampingan Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Aula Agro Modern BRMP Jambi, Selasa (14/7), untuk memperkuat kolaborasi lintas instansi dalam mengejar target pengembangan PM-AAS seluas 6.115 hektare di Provinsi Jambi. Rakor tersebut membahas sejumlah isu strategis, mule  dari penguatan infrastruktur irigasi, rehabilitasi lahan sawah, penyedioan sarano produksi, hinggo validasi Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) sebage bagean dari upayo mendukung swasembado pangan berkelanjutan.

Kepala Seksi Pelaksanoan Bale Wilayah Sunge Sumatera VI Jambi Ir. Dery Herwandi, S.T., M.T., menjelaskan dukungan peningkatan produksi pertanian dilakukan melalue pembangunan, rehabilitasi, operasi, dan pemeliharaan jaringan irigasi sebage tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 yang berlanjut pado Tahun Anggaran 2026. Penanggung Jawab Kegiatan OPJIT dan Rehabilitasi Lahan Sawah Bale Pengelolaan Lahan dan Irigasi Kelas I Palembang Fuadi Irsan, M.Si., menyampekan alokasi olah lahan 100 hektare untuk duo musim tanam di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, rehabilitasi lahan sawah 1.933 hektare di Kabupaten Kerinci dan Batanghari yang masih menunggu Survey, Investigasi, dan Desain, serto dukungan 21 unit irigasi perpompaan, 11 unit irigasi perpipaan, 6 unit bangunan konservasi air, dan 90 unit operasi serto pemeliharoan jaringan irigasi tersier. Dari sisi sarano produksi, AE Penjualan Jambi Pupuk Indonesia Rizky Adreansyah menekankan pentingnyo pembaruan dato e-RDKK agar CPCL sesue kondisi lapangan dan penyaluran pupuk PM-AAS tepat sasaran.

Diskusi turut diwarnoi masukan daerah, antaro lain usulan Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Merangin H. Mujiburrahman, S.P., agar rehabilitasi jaringan irigasi dan pembangunan irigasi perpompaan dilakukan pado musim kemarau, serto usulan Kepalo Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Timur Sunarno, S.P., M.Si., agar kriterio penerimo rehabilitasi lahan sawah lebih fleksibel sesuai kondisi lapangan. Sekretaris Dinas TPHKP Kabupaten Tebo menyampekan apresiasi atas persetujuan 20 titik Jaringan Irigasi Air Tanah sekaligus melaporkan kerusakan bendungan di Desa Pagar Puding, sementaro Kepalo Bidang PSP Dinas TPHP Provinsi Jambi mengingatkan kabupaten/kota segero memperbaiki dato e-RDKK dan mengusulkan tambahan alokasi pupuk bersubsidi. Direktur Wilayah BRMP Jambi Yunimar, S.Si., M.Si., menegaskan target PM-AAS 6.115 hektare hanyo dapat dicape melalue kolaborasi dengan memastikan ketersedioan benih unggul, pupuk urea, pupuk NPK, pupuk organik padat, dan silika, sehinggo luas tambo tanam meningkat dan produktivitas 10 ton per hektare dapat diwujudkan. (TAS)

Sebelumnya E-Banper Jadi Kunci, BRMP Jambi Percepat CPCL PM-AAS Tanjung Jabung Timur Selanjutnya Benih Padi Masuk Pelabelan, BRMP Jambi Kejar Target Produksi Akhir Tahun
Progres
Kembali

Admin SIGINJAI

Online • Siap Membantu

Halo! Selamat datang di portal SIGINJAI BRMP Jambi. Ada yang bisa kami bantu hari ini? Silakan ketik pesan Anda di bawah.
Aksesibilitas
Perbesar Teks
Perkecil Teks
Mode Gelap
Kontras Tinggi
Buta Warna
Ramah Disleksia
Kursor Besar
Sorot Tautan
Setop Animasi
Sembunyi Gambar
Spasi: Normal
Rata: Default
Bacakan Halaman