Dari Panen ke Pasar, BRMP Jambi Perkuat Dayo Saing Petani Tebo
TEBO – Bale Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi menjadi narasumber Bimbingan Teknis Penanganan Pascapanen yang Baik dan Benar untuk Komoditas Padi Tahun Anggaran 2026 di Desa Cermin Alam, Kecamatan VII Koto Ilir, dan Desa Teluk Singkawang, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Rabu–Kamis (8–9/7). Kegiatan yang diselenggarokan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tebo tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan kelompok tani dalam menjago mutu hasil panen, mengelola pemasaran, dan memperkuat keberlanjutan usaho tani.
Ketuo Tim Kerjo Program dan Evaluasi BRMP Jambi Defira Suci Gusfarina, S.P., M.Sc., menyampekan materi Tato Niago Hasil Pertanian dan Manajemen Pengelolaan Kas Kelompok Tani, didampingi Sekretaris Liaison Officer (LO) Kabupaten Tebo Theresia Aprila Sareng, S.P., serto Penyuluh Provinsi Pendamping Kabupaten Tebo Halasson Sri Mey Nababan, S.P., M.Si. Defira menekankan pentingnyo perencanoan pemasaran untuk meningkatkan nile jual hasil panen serto pencatatan kas yang tertib dan transparan sebage dasar perencanoan usaho, pengambilan keputusan, efisiensi, dan akuntabilitas kelompok. Tenago pengajar Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor, Endang Krisnawati, S.P., M.P., dan Bayu Adrianto, M.Si., turut membekali peserto mengenae peningkatan mutu tanaman pangan melalue penanganan pascapanen yang baik untuk mengurangi kehilangan hasil.
Kegiatan yang dihadiri Kepalo Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tebo H. Muhammad Ziadi, S.P., M.Si., Ketuo Tim Kerja Kabupaten Tebo, koordinator Bale Penyuluhan Pertanian, Penyuluh Pertanian Lapangan, serto perwakilan kelompok tani itu jugo membahas rencano penerapan Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Kabupaten Tebo. Melalue penguatan budidayo, pascapanen, pemasaran, dan pengelolaan keuangan, BRMP Jambi mendorong kelompok tani meningkatkan mutu dan nile tambah padi sekaligus membangun usaho tani yang lebih profesional, maju, mandiri, dan berkelanjutan. (TAS)