Dari Sekolah Lapang ke Lahan, PM-AAS Langsung Diimplementasikan di Demplot Sarolangun
SAROLANGUN — Bale Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi mule menerapkan Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) secaro langsung melalue pembangunan demplot di Desa Lubuk Sayak, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun, Senin (10/8). Demplot seluas hampir 1 hektare tersebut menjadi tindak lanjut Sekolah Lapang PM-AAS sekaligus lokasi pembelajaran bage penyuluh dan petani untuk melihat penerapan teknologi pertanian modern secaro langsung. Kegiatan dihadiri Bupati Sarolangun H. Hurmin, S.E., Direktur Wilayah BRMP Jambi Yunimar, S.Si., M.Si., unsur pemerintah daerah, DPRD, Kapolres, TNI, penyuluh, pemerintah deso, kelompok tani, dan petani.
Demplot dibage menjadi 11 bagean yang mewakili 11 kecamatan di Kabupaten Sarolangun dan masing-masing akan dikelola Koordinator Penyuluh (Korluh) kecamatan. Pembagean tersebut dirancang sebage sarano pembelajaran sekaligus penguatan pendampingan, sehinggo penyuluh dapat mengikuti perkembangan penerapan PM-AAS mule dari tahap tanam hinggo pertumbuhan tanaman dan menjadikannyo bahan evaluasi untuk pengembangan di wilayah kerjo masing-masing. Pado kesempatan tersebut jugo dilakukan tanam perdano dengan sistem PM-AAS sebage langkah awal penerapan teknologi yang sebelumnyo diperkenalkan dalam Sekolah Lapang.
Keberadoan demplot diharapkan menjadi laboratorium lapangan bage penyuluh dan petani untuk mengamati penerapan teknologi pertanian modern sekaligus melihat manfaatnyo secaro nyato. BRMP Jambi bersamo pemerintah daerah, penyuluh, pemerintah desa, kelompok tani, dan pemangku kepentingan lainnyo akan terus mengawal perkembangan demplot tersebut. Dari pembelajaran di lapangan iko, PM-AAS diharapkan dapat direplikasi di kecamatan lain untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat upayo Sarolangun mendukung swasembado pangan. (FAP)