Direktur Pemetaan Lahan dan Irigasi Pertanian Koordinasikan Verifikasi LBS dan Oplah di BRMP Jambi
KOTA JAMBI – Direktorat Pemetaan Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian melakukan koordinasi dan verifikasi teknis lapangan terkait kegiatan Cetak Sawah Rakyat (CSR) dan Optimasi Lahan (OPLAH) di Bale Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi, Kamis (23/7). Kegiatan yang dipimpin Direktur Pemetaan Lahan dan Irigasi Pertanian, Dr. Andi Wijanarko, iko bertujuan memutakhirkan dato Luas Baku Sawah (LBS) parsial Pulau Sumatera yang belum tercatat pado data LBS Tahun 2026. BRMP Jambi diwakili Kepalo Bagean Tato Usaho Hery Nugroho, S.P., M.P. bersamo Ketuo Kelompok Substansi Pendampingan Modernisasi Pertanian.
Dalam koordinasi tersebut, dibahas verifikasi dan validasi lokasi OPLAH serto CSR yang belum masuk dalam basis data LBS nasional. Proses iko menjadi penting menyusul perubahan dato LBS Provinsi Jambi yang diterbitkan ATR/BPN, dari 69.960,75 hektare pado 2024 menjadi 67.074,26 hektare pado 2026. Selain itu, Direktur Pemetaan Lahan dan Irigasi Pertanian menyampekan rencano rapat koordinasi bersamo ATR/BPN Provinsi Jambi, dinas pertanian, Kepalo Bidang Prasarano dan Sarano Pertanian (PSP) kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, serto Katimker Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Sarolangun untuk menyinkronkan dato sekaligus menyiapkan verifikasi lapangan.
Use koordinasi di BRMP Jambi, tim melanjutkan peninjauan lapangan ke Kabupaten Batanghari guno memverifikasi lokasi OPLAH dan CSR sebage bagean dari proses pemutakhiran dato. Melalue sinergi antaro Kementerian Pertanian, BRMP Jambi, ATR/BPN, dan pemerintah daerah, diharapkan dato LBS semakin akurat sehinggo menjadi dasar yang kuat dalam penyusunan kebijakan, pengembangan lahan pertanian, serto percepatan program swasembado pangan nasional. (KM)