Kacang Tanah Tebo Dikepung Kekeringan, BRMP Jambi Lakukan Monitoring
TEBO – Musim kemarau dengan curah hujan rendah berdampak terhadap pertumbuhan tanaman kacang tanah di Deso Suo-Suo, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo. Kondisi tersebut terpantau saat Bale Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi melakukan monitoring dan evaluasi Pengembangan Kawasan Kacang Tanah pado Kelompok Tani Usaha Mandiri, Rabu (16/9). Kegiatan dihadiri Penanggung Jawab Swasembado Pangan Kabupaten Tebo Dr. Endi Putra, S.P., M.Si., bersamo tim dan Ketuo Kelompok Tani Usaho Mandiri Riski Prandana.
Kelompok tani tersebut mendapat alokasi benih kacang tanah varietas Gajah sebanyak 1.150 kilogram untuk pertanaman seluas 10 hektare. Hasil pemantauan menunjukkan pertumbuhan tanaman belum optimal akibat rendahnyo ketersedioan air dan curah hujan di wilayah tersebut. Kondisi itu menyebabkan kelembapan tanah tidak optimal, sementaro ketersedioan air diperlukan tanaman kacang tanah untuk mendukung pertumbuhan hinggo pembentukan polong. Temuan lapangan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah penanganan sesue kondisi pertanaman.
BRMP Jambi selanjutnyo terus melakukan pengawalan melalue monitoring dan pendampingan dengan mempertimbangkan kondisi spesifik lokasi dan iklim. Evaluasi secaro berkalo diharapkan membantu petani menyesuekan pengelolaan pertanaman terhadap kondisi kekeringan, sekaligus menjago keberlanjutan Pengembangan Kawasan Kacang Tanah di Kabupaten Tebo. (TAS)