Kejar 10 Ton per Hektare, BRMP Jambi Satukan 11 Daerah Kawal PM-AAS
KOTA JAMBI – Bale Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi menyelenggarokan Rapat Koordinasi Pendampingan Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Aula Agro Modern BRMP Jambi, Selaso (14/7), untuk menyatukan persepsi dan memperkuat sinergi pemangku kepentingan dalam mengawal implementasi pertanian modern guno menjago swasembado pangan berkelanjutan. Rakor dibuko Direktur Wilayah BRMP Jambi Yunimar, S.Si., M.Si., dan dihadiri Kepalo Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Jambi Ir. Rumusdar, Penanggung Jawab Kegiatan OPJIT dan Rehabilitasi Lahan Sawah Bale Pengelolaan Lahan dan Irigasi Kelas I Palembang Fuadi Irsan, M.Si., Plt. Kepalo Bale Pelatihan Pertanian Jambi Saptorini, S.T., M.Si., Kepalo Seksi Pelaksanoan Bale Wilayah Sunge Sumatera VI Jambi Ir. Dery Herwandi, S.T., M.T., AE Penjualan Jambi Pupuk Indonesia Rizky Adreansyah, serto perwakilan dinas pertanian, bidang tanaman pangan dan prasarano sarano pertanian, ketuo tim kerja penyuluh, LO, sekretaris LO, dan penyuluh CWS pendamping dari 11 kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.
Kegiatan diawali dengan penayangan video keberhasilan panen PM-AAS di Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang menunjukkan capean produktivitas 10,2 ton per hektare melalue varietas Inpari 32. Yunimar menyampekan bahwo peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) menjadi salah satu kunci menuju swasembado pangan. Melalue PM-AAS, produktivitas tanaman didorong lewat penggunoan teknologi modern dan peningkatan populasi tanaman, dengan kebutuhan benih sekitar 70 kilogram per hektare dibandingkan metode konvensional 25–40 kilogram per hektare, serto target produktivitas hinggo 10 ton per hektare. Dari 38 provinsi di Indonesia, Jambi dipercayo menjadi salah satu proyek percontohan penerapan PM-AAS.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Jambi Ir. Rumusdar menegaskan pentingnyo kesiapan tim pendamping dari 11 kabupaten/kota serto sinergi pemerintah daerah dengan BRMP Jambi sebage perpanjangan tangan Kementerian Pertanian di Provinsi Jambi. Ia jugo menekankan penggunoan benih unggul bermutu sebage faktor utamo peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen. Untuk mempercepat implementasi PM-AAS, BRMP Jambi akan memberikan satu unit drum seeder kepado setiap kabupaten/kota serto melaksanokan rakor lanjutan di daerah guno memperkuat transfer pengetahuan, pendampingan teknis, dan penerapan PM-AAS hinggo tingkat lapangan. (TAS)