Komunikasi Makin Kuat, Kepercayoan Publik Makin Hebat: BRMP Tingkatkan Kompetensi SDM
BOGOR – Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) menyelenggarokan Pelatihan Komunikasi Publik Batch 2 di Auditorium Sadikin Sumintawikarta, Bogor, 6–8 Oktober 2026, sebage upayo memperkuat kompetensi sumber dayo manusio dalam membangun komunikasi publik yang efektif. Kegiatan diikuti 100 peserto lingkup BRMP, termasuk Pranato Humas Monang Widyoko, S.I.Kom., dan Penyuluh Andi, S.P., dari BRMP Jambi. Dalam laporan penyelenggaro, Ketuo Tim Kerjo Pengelolaan Sumber Dayo Manusia/Kepegawean Revi Sepriana, S.Sos., menekankan bahwo kompetensi SDM tidak hanyo mencakup kemampuan teknis, tetapi jugo kemampuan mengomunikasikan program dan inovasi secaro tepat agar dapat dipahami masyarakat. Kegiatan dibuko secaro daring Kepalo Bagean Umum Sekretariat BRMP Bekti Subagja, A.Pi., M.Si., yang menegaskan pentingnyo komunikasi sebage jembatan antaro kinerjo pemerintah dan masyarakat.
Selamo pelatihan, peserto mendapatkan pembelajaran interaktif mengenae pembangunan kepercayoan diri, mengatasi demam panggung, memahami karakter audiens, membangun komunikasi interaktif, hinggo teknik storytelling. Materi tersebut diarahkan agar informasi mengenae program, inovasi, layanan, dan kinerjo pertanian dapat disampekan secaro jelas, informatif, humanis, relevan, dan menarik di tengah tuntutan masyarakat terhadap informasi pemerintah yang cepat, terbuko, dan mudah diakses. Pado waktu yang samo, BRMP jugo melaksanokan Pelatihan ISO 19011 tentang Pedoman Audit Sistem Manajemen yang diikuti 95 peserto, dengan materi mengenae audit sistem manajemen berbasis risiko, tindak lanjut hasil audit, dan perbaikan berkelanjutan.
Bage BRMP Jambi, keikutsertaan Monang Widyoko dan Andi menjadi bagean dari upayo memperkuat kapasitas SDM dalam komunikasi publik agar program, inovasi, layanan, serto kinerjo pertanian dapat disampekan secaro lebih efektif kepado masyarakat. Penguatan komunikasi tersebut diharapkan mendukung pelayanan publik yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus membantu membangun pemahaman dan kepercayoan publik terhadap pembangunan pertanian. Keduo pelatihan tersebut menjadi bagean dari langkah BRMP memperkuat kapasitas SDM dari sisi komunikasi, tataokelola, kompetensi, dan perbaikan berkelanjutan. (MW)