Rakor PM-AAS dan Pengawalan CPCL Perkuat Sinergi Menuju Swasembado Pangan di Tanjung Jabung Barat

Rakor PM-AAS dan Pengawalan CPCL Perkuat Sinergi Menuju Swasembado Pangan di Tanjung Jabung Barat

TANJUNG JABUNG BARAT – Bale Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi menggelar Rapat Koordinasi Pendampingan Pertanian Modern–Advanced Agricultural System (PM-AAS) dan pengawalan usulan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) melalue aplikasi E-Banper di Aula CWS Bale Penyuluhan Pertanian (BPP) Tungkal Hilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Senin (20/7). Kegiatan dihadiri Direktur Wilayah BRMP Jambi Dr. Yunimar, S.Si., M.Si., Kepalo Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Barat M. Riza Pahlevi, SE., MM, perwakilan Bale Pelatihan Pertanian Jambi Binsar Simatupang, SP., MP selaku Penanggung Jawab Swasembado Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Katimker Kabupaten Tanjung Jabung Barat Desi Susilawati, S.Pi, Kabid TP Betty Rohimah, SP, Kabid PSP Rory Brayanti Hutagalung S.Pt., M.Pt, koodinator POPT Inas, SP, dan tim pendamping, Liaison Officer (LO), serto sekitar 50 penyuluh pertanian lapangan.

Kegiatan bertujuan memperkuat sinergi antaro pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan penyuluh pertanian dalam mempercepat implementasi PM-AAS sekaligus memastikan penyusunan CPCL melalue aplikasi E-Banper berjalan valid, tepat sasaran, dan akuntabel. Dalam sambutannyo, M. Riza Fahlevi menegaskan keberhasilan PM-AAS sangat ditentukan oleh peran aktif penyuluh dalam mendampingi petani dan mengawal pemanfaatan lahan. Sementaro itu, Penanggung Jawab Swasembado Pangan Kabupaten Tanjung Jabung Barat dari Bapeltan Jambi menekankan pentingnyo kolaborasi antaro BRMP Jambi, Bapeltan, pemerintah daerah, dan penyuluh untuk mempercepat modernisasi pertanian dan meningkatkan kesejahteroan petani.

Direktur Wilayah BRMP Jambi, Dr. Yunimar, S.Si., M.Si., menegaskan bahwa PM-AAS merupokan solusi untuk meningkatkan produktivitas melalue modernisasi budidayo, peningkatan indeks pertanaman, efisiensi biaya produksi, dan penambahan populasi tanaman. Dalam paparannyo disampekan target PM-AAS Provinsi Jambi mencape 6.115 hektare, dengan komitmen daerah yang telah meningkat menjadi 6.501 hektare dan luasan terkonfirmasi sekitar 1.574,25 hektare sehinggo diperlukan percepatan identifikasi lokasi, penyusunan CPCL, dan pendampingan di lapangan. Pado kesempatan tersebut jugo disampekan perkembangan program strategis pertanian Kabupaten Tanjung Jabung Barat, termasuk realisasi Optimasi Lahan sekitar 170 hektare, usulan 45 unit Irigasi Perpompaan (Irpom), target Optimalisasi Tanam Gerakan (OTG) seluas 1.170 hektare, serto identifikasi lokasi PM-AAS seluas 155 hektare. Demonstrasi PM-AAS di Deso Rawa Medang jugo menunjukkan hasil menggembirakan dengan produktivitas mencape10,2 ton gabah per hektare. Rapat ditutup dengan materi pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) dan mekanisme pengusulan bantuan pemerintah melalue aplikasi E-Banper sebage upayo memperkuat implementasi PM-AAS menuju swasembado pangan berkelanjutan. (HL)

Sebelumnya Perkuat Literasi Digital, Tim Perpustakaan BRMP Jambi Tingkatkan Kompetensi Selanjutnya BRMP Jambi Bekali 100 Peternak dengan Teknologi Budidayo Ruminansia Modern
Progres
Kembali

Admin SIGINJAI

Online • Siap Membantu

Halo! Selamat datang di portal SIGINJAI BRMP Jambi. Ada yang bisa kami bantu hari ini? Silakan ketik pesan Anda di bawah.
Aksesibilitas
Perbesar Teks
Perkecil Teks
Mode Gelap
Kontras Tinggi
Buta Warna
Ramah Disleksia
Kursor Besar
Sorot Tautan
Setop Animasi
Sembunyi Gambar
Spasi: Normal
Rata: Default
Bacakan Halaman