Workshop Penyuluh Hasilkan Kesepakatan Percepatan LTT dan Penguatan Pendampingan Pertanian
KOTA JAMBI – Workshop Penyuluh Kegiatan Koordinasi Pendampingan Program Strategis Kementerian Pertanian di Provinsi Jambi yang berlangsung pado 21–23 September 2026 di Hall Hotel Oduo Weston Jambi menghasilkan kesepakatan bersamo untuk mempercepat pencapean target Luas Tambah Tanam (LTT) dan memperkuat pendampingan program strategis pertanian. Kegiatan dihadiri Direktur Wilayah BRMP Jambi Dr. Yunimar, S.Si., M.Si., bersamo Penanggung Jawab Kabupaten, LO, Sekretaris LO, CWS Provinsi Jambi, koordinator penyuluh, katimker, timker, koordinator BPP, serto penyuluh dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi. Berdasarkan hasil pembahasan, target LTT Provinsi Jambi tahun 2026 ditetapkan 76.035 hektare dengan capean hinggo 20 September 2026 sebesar 68.806 hektare, sehinggo masih terdapat kekurangan 7.229 hektare yang akan dipenuhi melalue pelaksanoan kegiatan hinggo Desember 2026.
Workshop jugo membahas target PM-AAS Provinsi Jambi sebesar 6.458 hektare, dengan capean hinggo 20 September 2026 sebanyak 303,55 hektare. Untuk mempercepat realisasi, seluruh pihak berkomitmen memperkuat koordinasi pado setiap tahapan, memastikan pelaksanoan sesue jadwal dan target, serto melakukan pendampingan dan monitoring secaro berkalo. Penguatan jugo diarahkan pado konsistensi dato target luasan final, Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL), matriks tanam, dan realisasi kegiatan agar akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Perkembangan LTT akan dilaporkan secaro berkalo sebage bahan monitoring dan evaluasi, sedangkan langkah percepatan dilakukan apabilo realisasi belum sesue dengan matriks tanam yang disepakati.
Sebage bentuk penguatan komitmen, masing-masing kabupaten/kota menandatangani pakto integritas untuk mendukung pencapean target dan pengawalan program strategis Kementerian Pertanian. Yunimar mengapresiasi semangat dan komitmen seluruh peserto serto menekankan agar hasil evaluasi dato segero dilengkapi dan ditindaklanjuti di lapangan, termasuk melalue pelaksanoan tanam bersamo PM-AAS. Penguatan dato luas lahan, kondisi lahan, produksi, dan dato pendukung lainnyo diharapkan menjadi dasar pelaksanoan program yang lebih tepat sekaligus memperkuat kolaborasi antar pihak dalam mendukung swasembado pangan di Provinsi Jambi. (ES)