BRMP Jambi Monitoring Program Strategis Pertanian di Batanghari, PM-AAS hinggo P2B Dievaluasi
BATANGHARI – Bale Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi melaksanokan monitoring dan evaluasi (monev) berbage program strategis Kementerian Pertanian di Kabupaten Batanghari, Rabu (29/7). Kegiatan dipimpin Kapoksi Pendampingan Modernisasi Pertanian BRMP Jambi Kamalia Muliyanti, S.TP., M.Sc., didampingi LO Batanghari Dr. Desi Hernita, S.P., M.P., beserto tim. Monitoring diawali di Kecamatan Pemayung pada lokasi Gerakan Tanam (Gertam) yang telah memasuki maso panen bertahap. Hasil pemantauan menunjukkan sejumlah kendalo, antaro lain keterbatasan jaringan irigasi, kemampuan petani dalam memenuhi kebutuhan pupuk, serto kondisi tanah yang masih masam sehinggo pengapuran menggunokan dolomit belum dapat dilakukan secaro optimal kareno keterbatasan biayo.
Tim kemudian meninjau calon lokasi Program Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) yang dinile memiliki potensi baik kareno didukung ketersedioan air dari sumur bor. Monitoring jugo dilakukan pado calon lokasi program perluasan areal kelapo untuk memastikan kesiapan lahan, dilanjutkan ke lokasi pembibitan milik CV. GPJ di Desa Tenam, Kecamatan Muara Bulian, yang memiliki sekitar 557.000 bibit kelapo varietas Zabak, serto pembibitan milik CV. Dalia Purnama di Deso Sungai Buluh yang menyediokan sekitar 121.000 bibit varietas Zabak, Gambut, dan Unggul Lokal. BRMP Jambi berharap penyaluran bibit kelapo dapat segero direalisasikan guno mendukung percepatan pengembangan komoditas kelapo di Batanghari.
Rangkean monitoring ditutup dengan kunjungan ke Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang dikelola Kelompok Wanita Tani (KWT) Wanitani melalue diskusi bersamo kepalo desa dan anggota kelompok, dilanjutkan peninjauan lapangan. Kelompok yang beranggotakan 20 orang tersebut mengelola lahan seluas sekitar 1.300 meter persegi untuk budidayo berbage jenis sayuran dan pembibitan cabai. Berdasarkan hasil evaluasi, realisasi penanaman telah berjalan sesue rencano, meski masih menghadapi gangguan monyet yang merusak tanaman kareno lokasi berado di sekitar habitat satwa tersebut. Melalue kegiatan iko, BRMP Jambi berharap seluruh program strategis di Batanghari dapat berjalan optimal sehinggo mampu meningkatkan produktivitas pertanian, mendukung ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteroan petani serto masyarakat. (SAS)