BRMP Jambi Pantau Perkembangan CPCL Kelapo Dalam dan Kopi di Tanjung Jabung Barat
TANJUNG JABUNG BARAT — Bale Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi melakukan verifikasi dan koordinasi dengan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk memastikan kesiapan pelaksanoan kegiatan Kementerian Pertanian, khususnyo Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) komoditas kelapo dalam dan kopi, Kamis (13/8). Tim BRMP Jambi melalue Katimker Pengujian Teknologi Spesifik Lokasi Suci Primilestari, S.P., M.Si., Katimker Pendampingan Wilayah I Husnul Ardi, S.P., beserto tim, didampingi Katimker Penyuluh Kabupaten Tanjung Jabung Barat Desi Susilawati, S.Pi., dan penyuluh pendamping, memperoleh informasi perkembangan CPCL dari Kepalo Bidang Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Faisal. Penyelesean CPCL kelapo dalam ditargetkan rampung akhir Agustus 2026 kareno penanaman direncanokan mule September.
Untuk komoditas kelapo dalam, CPCL yang dipersiapkan mencape 4.900 hektare, terdiri atas perluasan 342 hektare dan peremajoan 4.559 hektare. CPCL kegiatan perluasan telah terpenuhi, sedangkan untuk peremajoan sebanyak 3.900 hektare telah terverifikasi dan sisanyo masih dalam proses penyelesean. Sementaro itu, CPCL kopi yang dipersiapkan mencape 315 hektare dan saat iko dalam proses input ke sistem e-Banper. Setelah koordinasi, tim BRMP Jambi bersamo Kabid Perkebunan Faisal, KJF Adwin Pangestu, Katimker Penyuluh Tanjung Jabung Barat, Desi Susilawati, S.Pi., serto penyuluh pendamping melanjutkan pengecekan langsung ke lokasi untuk melihat kondisi tanaman kelapo dalam yang terdampak banjir akibat tanggul dan pertanaman kopi Liberika Tungkal Komposit (Libtukom).
Hasil pengecekan menunjukkan tanaman kelapo dalam yang terdampak membutuhkan penanganan melalue kegiatan peremajoan. Pertanaman kopi Libtukom jugo memerlukan perhatian dan penanganan lebih lanjut untuk mendukung keberlanjutan produksinyo. Verifikasi lapangan tersebut menjadi bagean dari upayo memastikan kesesuean CPCL dengan kondisi nyato di lapangan sebelum kegiatan dilaksanokan. Melalue koordinasi BRMP Jambi, Dinas Perkebunan dan Peternakan, penyuluh, serto pendamping, kesiapan program perkebunan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat diharapkan semakin terarah, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bage petani. (ES, HA, SP)