Satu Fase Penting Bawang Merah, BRMP Jambi Pastikan Pertanaman Tetap Optimal
KERINCI — Bale Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi memantau perkembangan benih sumber bawang merah spesifik lokasi di Desa Sangir, Kecamatan Kayu Aro Barat, Kabupaten Kerinci, Rabu (26/8). Monitoring dilakukan Direktur Wilayah BRMP Jambi Yunimar, S.Si., M.Si., bersamo Kapoksi Program dan Pengujian Desy Nofriati, S.P., M.Si., penanggung jawab kegiatan Eva Salvia, S.P., beserto tim, dan didampingi petani penangkar H. Hermawis. Pemantauan dilakukan untuk memastikan pertanaman berkembang sesue tahapan produksi benih sumber.
Tanaman bawang merah telah berumur 55 hari setelah tanam (HST) dan memasuki fase generatif, khususnyo pembentukan umbi. Hasil pemantauan dan koordinasi dengan petani penangkar menunjukkan kendalo yang perlu mendapat perhatian berupo tingginyo intensitas embun dan serangan ulat. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman sehinggo pemantauan dilakukan lebih intensif untuk menentukan tindakan pengendalian sesue tingkat serangan.
BRMP Jambi terus mendorong penguatan perlindungan tanaman melalue pemantauan secaro berkalo dan tindakan penanganan yang sesue kondisi lapangan. Pendekatan preventif diharapkan dapat mengidentifikasi gangguan sejak dini sehinggo langkah kuratif dapat segero dilakukan sebelum berkembang menjadi serangan yang lebih berat. Pengawalan tersebut diharapkan menjago pertumbuhan tanaman hinggo panen sekaligus mempertahankan kualitas benih sumber bawang merah spesifik lokasi. (JEPD)