Temu Lapang BRMP Jambi, Buktikan PM-AAS Mampu Dongkrak Produktivitas Padi
TANJUNG JABUNG BARAT – Bale Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jambi menggelar temu lapang panen padi Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Senin (13/7). Kegiatan tersebut memperlihatkan langsung penerapan budidayo padi modern kepado paro pemangku kepentingan sekaligus menjadi ruang berbage pengalaman untuk mempercepat adopsi teknologi dan mendukung swasembado pangan berkelanjutan.
Direktur Wilayah BRMP Jambi Yunimar, S.Si., M.Si., menyampekan bahwo Provinsi Jambi menjadi salah satu daerah pelaksano proyek percontohan PM-AAS seluas 100 hektare. Realisasi pertanaman telah mencape 88 hektare, termasuk 22 hektare yang ditanam secaro swadayo oleh petani. Petani Rawa Medang dinile lebih mudah mengadopsi inovasi kareno telah terbiaso menerapkan sistem Tanam Benih Langsung (Tabela) menggunokan drum seeder. “Di Provinsi Jambi, target pengembangan PM-AAS mencapai 6.115 hektare dan target tersebut harus dapat diwujudkan,” ujar Yunimar.
Penanggung Jawab Kegiatan Produk Teknologi Terapan Pertanian Adaptif dan Modern Suci Primilestari, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa demonstrasi plot seluas 2 hektare tersebut semulo dirancang untuk penerapan budidaya padi sehat sebelum dikembangkan menjadi percontohan PM-AAS. Kendalo jarak tanam pado awal pertanaman diperbaiki melalue penyulaman, sedangkan pengendalian hamo dan penyakit dilakukan secaro intensif. Perwakilan BaleProteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jambi Rika Desvaleri, S.P., turut mengingatkan pentingnyo pengamatan rutin dan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan sejak awal, terutamo pado sistem tabela. Sinergi pemerintah, penyuluh, dan petani diharapkan memperluas penerapan PM-AAS sebage model pertanian yang produktif, efisien, dan berkelanjutan. (RKW)